Mengatasi Writer’s Blockitis
atau mandek saat menulis
Apa itu Writer’s Blockitis?
Mungkin
untuk kebanyakan orang (penulis) udah tau nih apaan. Tapi, mungkin ada juga yang
gak tau loh.
Writer’s Blocktis adalah saat dimana penulis kehilangan
ide sehingga untuk melanjutkan cerita susah banget. Nah, adakah diantara kalian
mengalami kejadian seperti itu? Nongkong didepan notebook atau buku terus gak
tau mau ngapain karena males ngelanjutin cerita karena ide gak tau kemana dan
bingung mau nulis apa, ya kan?
Dari buku yang aku baca, ada
beberapa hal yang dijamn ampuh memusnahkan yang namanya Writer’s Blockitis.
Bahkan sampai kamu yakin kalau writer’s blockitis itu Cuma mitos.
Ada dua pendekatan yang biasa
diambil orang-orang yang merasa mandek dalam menulis.
1.
Susah
ngelanjutin tulisanmu? Mungkin itu karena kamu terlalu memaksakan diri.
Coba tinggalkan naskahmu kemudan rileks dan lakukan kegiatan-kegiatan yang
membuatmu segar.
Coba deh kegiatan-kegiatan ini:
☻Ke Panti asuhan dan berinteraksi ke para penghuni panti
dan pengurusnya. Siapa tahu ada ide yang tiba-tiba munculkan?
☻Ikut kursus keterampilan atau bahasa asing. Selain dapat
mengenal orang baru, juga menambah pengetahuan. Baki seorang penulis penting
untuk membuka diri demi memperkaya wawasan.
☻Berjalan-jalan dsekitar rumah atau bahkan liburan keluar
kota atau negeri. Kamu dapat menemukan informasi-informasi dan juga sebagai refreshing.
Pasti akan ada ide yang muncul.
☻Coba kamu buka email atau facebook kamu, adakah inbox
yang belum dibalas? Asyikkan dapat memberi kabar kepada keluarga diluar kota?
☻Kalau suka kerajinan tangan, coba aja deh.
☻Cari resep-resep masakan yang pengen banget kamu makan,
terus kamu bisa belajar masak.
2. Kalau kamu
merasa buntu, justru jangan berhenti menulis, jadikan menulis kebiasaan yang
sama alamnya dengan bernapas. Paksa dirimu untuk menulis!
Gunakan teknik freewriting, atau
kamu bebas menulis apa aja. Tulis apa yang ada didalam benakmu. Ingin curhat
tentang seorang yang sedang kamu benci, suka, apa saja yang penting menulis.
Coba aja deh, pasti kaget sendiri setelah tahu banyak sekali yang kamu tulis.
Yang penting, tetaplah menulis.
Cara lain adalah tetap menulis
tapi tidak berupa naskah. Seperti menulis email, daftar belanjaan, daftar benda
apa saja yang harus dibuang dari kamar kamu, ciri-ciri cowok/cewek idaman kamu,
biodata kamu, tugas sekolah, resensi buku/ film, deskripsi orang yang baru kamu
kenal (Berguna juga loh, dalam mendeskripsikan tokoh dalam ceritamu!), dan yang
lainnya.
Kamu
akan terheran-heran saat sadar bahwa meskipun mengalami kebuntuan dalam menulis
certa, ternyata kamu bisa dengan mudah menuliskan berbagai hal lain. Kalau sudah
mendapati betapa mudahnya menulis hal lain, kamu akan mendapatkan kepercayaan
diri bahwa menulis naskah, kamu bisa melakukannya.
Kamu
bisa melatih tulisan kamu agar semakin baik dengan cara membaca novel, koran
atau yang lainnya. Kamu juga bisa
melatihnya dengan memiliki blog. Dengan memposting tulisan kamu, kamu bisa
melihat kemampuan kamu dengan banyaknya pengunjung atau tidak.
Sekian
ya, makasih..